Beli Taruna Bekas atau Baru ?
Memberi Taruna BARU
- Keuntungan membeli Taruna baru adalah: biaya perawatan untuk tiga tahun pertama/50.000KM pembelian relatif rendah, karena adanya garansi penggantian kerusakan dari produsen atau Agen Tunggal Pemegang merek (ATPM).
- Di samping itu, surat-surat kepemilikan kendaraan dijamin asli karena diserahkan langsung oleh produsen kepada pemakai.
- Kerugiannya adalah harus mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk membelinya, dan merasakan penyusutan harga yang lebih besar ketimbang membeli Taruna bekas.
- Yang perlu dipertimbangkan dalam membeli Taruna baru adalah umur pemakaiannya. Membeli Taruna baru dianjurkan jika calon pemakai betul2 yakin bahwa Taruna yang akan dibeli adalah Taruna yang sudah tepat, yang dapat memenuhi kebutuhannya. Harapannya, calon pemakai akan memakai Taruna baru tersebut dalam jangka waktu sekurang-kurangnya tiga tahun.
- Jika masih belum yakin bahwa Taruna baru itu akan dapat memenuhi kebutuhannya, sebaiknya calon pemakai mempertimbangkan untuk membeli Taruna bekas saja. Soalnya, penyusutan harga sebuah Taruna baru untuk tahun pertama pemakaian sangat tinggi. Taruna baru yang dijual kembali setelah satu bulan pemakaian (karena tidak cocok misalnya) akan menyusutkan harga sekitar 15%-20% dari harga beli awal. Padahal, jika hal yang sama terjadi pada Taruna bekas, kerugiannya hanya berkisar 5-8%.
- Pada Taruna baru yang dijual kembali (misalnya setelah 1-3 bulan pemakaian), calon pembeli Taruna tersebut akan memperhitungkan BBN (Bea Balik Nama) dan penyusutan yang sangat besar (sekitar 15-20% dari harga baru) sebagai faktor pengurang. Alasan ini masuk akal karena BBN dan bea pengurusan lainnya, memang harus dilakukan oleh pemilik baru. Bila selisih harga jual Taruna berkondisi seperti ini dengan Taruna baru terlalu sedikit, calon konsumen pasti akan memilih Taruna baru. Faktor yang disebut terakhir inilah yang sebenarnya membuat harga Taruna baru (tetapi bekas) ini cenderung turun banyak dibandingkan dengan harga Taruna yang telah dipakai sekitar 3-5 tahun.
- Agar calon konsumen Taruna baru tidak salah membeli Taruna, hampir setiap produsen Taruna baru menyediakan fasilitas Test Drive, yaitu fasilitas bagi calon konsumen untuk mencoba mengendarai Taruna yang akan dibeli sebelum memutuskan pembelian. Dengan begitu, calon pemakai dapat meyakinkan diri bahwa Taruna baru yang akan dibelinya adalah Taruna dan tipe Taruna yang sudah tepat, dan akan dipergunakan untuk masa pemakaian sekurang--kurangnya tiga tahun. Jika Taruna tersebut dijual kembali, pemakai¬nya dapat memperoleh harga jual kembali yang lebih masuk akal.
- Taruna baru juga tidak disarankan untuk orang-orang yang pembosan dan berkecenderungan untuk gonta-ganti Taruna, kecuali orang tersebut cukup berada, dan uang bukan merupakan masalah yang berarti.
Membeli Taruna BEKAS
- Selain membeli Taruna baru, membeli Taruna bekas juga merupakan alternatif yang cukup baik. Keuntungan membeli Taruna bekas adalah biaya pembelian yang dikeluarkan lebih murah, dan mungkin saja diperoleh Taruna bekas yang kondisinya hampir seperti baru. Hanya saja dituntut kejelian dan kecakapan dalam menilai kondisi Taruna sebelum memutuskan untuk membeli. Semakin kurang jeli dan kurang cakap dalam menilai kondisi Taruna bekas, semakin mungkin seseorang `kejeblos'. Artinya, ia membeli Taruna yang biaya penataannya amat mahal.
- Membeli Taruna bekas yang peralatan mesinnya banyak yang rusak, Bodinya keropos dan tambal sulam, atau bahkan surat-surat kendaraannya tidak beres, misalnya karena merupakan kendaraan curian, hanya akan merepotkan si pemakai. Kerugian yang dide¬rita mungkin akan lebih besar jika dibandingkan dengan mem¬beli Taruna baru yang tidak cocok lalu menjualnya kembali.
Beli Yang MANA ?
- Selain membeli Taruna baru, membeli Taruna bekas juga merupakan alternatif yang cukup baik. Keuntungan membeli Taruna bekas adalah biaya pembelian yang dikeluarkan lebih murah, dan mungkin saja diperoleh Taruna bekas yang kondisinya hampir seperti baru. Hanya saja dituntut kejelian dan kecakapan dalam menilai kondisi Taruna sebelum memutuskan untuk membeli. Semakin kurang jeli dan kurang cakap dalam menilai kondisi Taruna bekas, semakin mungkin seseorang `kejeblos'. Artinya, ia membeli Taruna yang biaya penataannya amat mahal.
- Membeli Taruna bekas yang peralatan mesinnya banyak yang rusak, Bodinya keropos dan tambal sulam, atau bahkan surat-surat kendaraannya tidak beres, misalnya karena merupakan kendaraan curian, hanya akan merepotkan si pemakai. Kerugian yang dide¬rita mungkin akan lebih besar jika dibandingkan dengan mem¬beli Taruna baru yang tidak cocok lalu menjualnya kembali.
Tips dari MANG KAREBET
- Janjian dulu sama yang jual plus Ganti oli semua ( Mesin, transmissi dan gardan), kalau oke,...kita yang bayar. Kalau ada bunyi di bagian2 yang diganti oli tadi maka yang punya yang bayar). Mau nggak dianya ?
- kalau nggak mau,..jangan dibeli !!! ada indikasi yang aneh alias penipuan.
- Lakukan test drive yang agak jauh, kalau bisa ajak masuk tol, cek bagaimana kondisi pada saat kita ajak lari kencang,...apakah ada gejala panas pada temperature mesin, apakah ada bunyi-bunyi, apakah ada suara-suara aneh dst.
- Cari tau biasa service dimana, kalau tidak di satu tempat perlu perhatian khusus.
- Cari informasi dimana dia biasa service bagaimana kondisi kendaraan tersebut.
- Perhatikan bagian body (engsel pintu, gap pintu, dempulan di body dst)
- Check seluruh electrical (power window, central lock, remote , alarm dst)
Salam_Kompak_DTC
Disadur dan Dikumpulkan@Rachmad Fazari FGX 03
Sumber Referensi Bacaan:
1. Kiat Membeli Mobil Bekas by A. Riyanto
2. Dokumentasi DTC@yahoogroups.
3. Tabloid Otomotif
4. Taruna.or.id
Last Updated (Wednesday, 06 July 2011 07:22)





