|
Om2...mau tanya dong. Ane pake Taruna CSX2002, ada sedikit masalah mengenai radiator yang berakibat temperatur naik, begini ceritanya.
Beberapa waktu lalu ane lupa mengecek air radiator sampe dia kering ludes. Sama tetangga disuruh dikuras saja karena masih tersisa air coolant warna hijau. Katanya kalau masih sisa warna hijaunya enggak boleh dicampur air kran. Nanti berkerak. Singkat cerita dikuraslah itu tabungnya. Tapi karena malam2 ngerjainnya, enggak keliatan isi tabung plastik warna putih yang di sebelah kanan. Eh ... kepenuhan ngisinya. Yah sudah dibiarkan sampai besok. Esok harinya, karna diburu waktu mau mengantar anak sekolah ke TIM lupa ngecek. Di tengah jalan pas mau solat ane kaget kok di mesin ada suara gemuruh. Padahal mesin sudah di matikann. Spontan ane buka tutup radiatornya. Saking panasnya dan mungkin enggak ada sirkulasi udara (karena tabung kepenuhan) tutup radiatornya mental dan mancurlah air panas ngebul. Lewat ilmu yang pas-pasan ane ambil air kran seember buat gantiin air yang tadi mancur. . Waktu mengisi kali ini bener-bener mengikuti anjuran dari pabrik yaitu air setengah penuh. Aman ane pikir. Dua hari berikutnya kok TEMPERATUR naik lagi. Ane langsung stop dan buka tutup radiator. Kok aneh. Pipa yang ada di atas radiator kering tapi yang di tabung plastik penuh dan mendidih. Ane lalu lari beli aqua ukuran 1,5 liter. Tanpa ba bi bu langsung ane kucurin ke mulut pipa radiator. Eh ternyata masih belum penuh. Ane intip di kolong, engak ada kebocoran. Yang mau tak tanyain kemana air yang 1,5 liter itu? Terus kok temperaturnya overheat? Apa karna dari air coolant diganti pakai aqua? Apakah pengaruhnya air Coolant diganti dengan air Aqua? Terimakasih mudah2an ada yang membantu. Salam Tom Harka Depok =========== Salam, OM Tom, dugaan saya sih ada yang tidak beres dengan mesinnya. OK lupakan saja waktu pertama kali air radiator jadi kering karena ini sudahmenunjukkan ketidakberesan. Waktu mencoba mengisi kembali, aku rasa sih ada problem udara yang terjebak dalam sistem, sehingga walau air penuh tapi sebenarnya di dalam blok mesin tidak ada air sama sekali. Biasanya akan ditandai dengan temp gauge yang naik terus. Sayangnya kondisi ini dibiarkan saja sehingga sampai terjadi overheat. OK karena sudah kejadian, tinggal sekarang bagaimana, kalau problem air masih selalu kepanasan dan mendidih ya minta bantuan OM Hani saja buat TOP OH dan slyp cylinder heat. Tapi inget OM minta bantuannya termasuk bantuan financial juga :)) Kalau masalahnya selesai, ya berarti cuman karena ada udara terjebak saja. Yang paling penting jangan terulang lagi air radiator kosong. Sebagai pengaman, segera berhenti kalau temperatur naik terus, enggak usah nunggu sampai H :)) Salam
Anton ========= Sharing saja Om Tom, - Kalau lagi darurat, Water Coolant tidak apa-apa dicampur dengan air kran/air tanah, hanya saja proses pengkapuran di dalam sistim pendingin akan lebih cepat terjadi.
- Kalau kebetulan isi tabung reservoir (tabung putih) terisi penuh air, paling juga tumpah kalau mesin sudah panas. Hal ini bukan masalah serius dan tinggal dikurangi saja airnya sampai batas maximum.
- Suara gemuruh didalam mesin menandakan mesin sudah overheating, penyebabnya:
- Jalur2 air dalam radiator sudah mampet, sehingga sirkulasi air tidak cukup untuk mendinginkan mesin. Kadang jalur air di dalam mesin juga sudah tertutup pengkapuran. Minimal harus overhaul radiator dulu (yang dicolok-colok), karena tidak mempan hanya pakai radiator flush.
- Tutup radiator bisa jadi sudah uzur atau tidak terpasang dengan baik, sehingga uap air menerobos langsung walaupun tekanan udara di dalam sistim pendingin masih rendah, akibatnya volume air pendingin berkurang. Tutup radiator Taruna itu hanya membuka kalau tekanan udara di dalam sistim pendingin mencapai 0.9 BAR. Ini sebaiknya ganti tutup radiator atau dicek mekanisme valve-nya (kadang terganjal kerak).
- Pompa air (water pump) tidak berfungsi dengan normal atau termostat macet. Ini juga harus diperiksa.
- Radiator airnya kosong sedangkan di reservoir penuh, biasanya karena tutup radiator sudah tidak rapat atau selang kecil yang ke reservoir "bocor", akibatnya, sewaktu mesin dingin, tidak bisa menghisap balik air dari reservoir ke radiator. Dicek kerapatan tutup radiator dan pipa kecil yang ke reservoir, jangan sampai ada yg bocor atau kurang rapat pemasangannya.
Air aqua yang 1,5 liter itu menguap atau mengalir menerobos tutup radiator dan melalui selang kecil diteruskan ke reservoir, kemudian menerobos lubang kecil ditutup reservoir ke udara bebas. Kalau mesin yang sudah parah, jalur air bisa menerobos ke ruang pembakaran atau ke jalur oli. Ciri-ciri air masuk ruang pembakaran: asap agak berwarna gelap. Kalau air menerobos jalur oli: air radiator kelihatan seperti tercampur "susu kental manis" (warna putih kecoklatan). Untuk keperluan sistim pendingin, air coolant dan air aqua sama saja Hanya saja kelebihan air coolant itu menggunakan "demineralized water" (air yang tidak mengandung mineral yang mencegah pengkapuran dalam sistim pendingin), juga dicampur "aditif" yang memperlambat proses karat dan juga meninggikan titik didih air.
Secepatnya radiator dioverhaul dulu ke tukang radiator dan pastikan juga tutup radiator dan selang kecil ke reservoir masih baik. Mudah2an masalah mesin overheating teratasi. Kalau masih belum teratasi, terpaksa harus turun mesin setengah (top overhaul) untuk membersihkan kerak-kerak kapur di saluran sistim pendingin. Mudah-mudahan membantu. Salam, Lerry |